Welcome to my blog

Welcome .. to my blog .. :D
Perkenalkan, nama saya Dekintan Zahra Raihansyah
Umur saya 10 tahuun., saya lahir 07 agustus di bandung.
follow twitter: @Kintaaanzr , @Cilukbaakekoook , @BelieebersInd
open my tumblr: dekintaaanzr.tumblr.com

Be your self..
When u smile I smile

\yeah/

Cari Blog Ini

Mengenai Saya

Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Hhe, ayoo kunjungi blog ini! terus, terus, dan terus! komentar yaa!

Rabu, 30 Juni 2010

Yohanes Waworuntu Tantang Hartono Tanoe

Metrotvnews.com, Jakarta: Yohanes Waworuntu kembali menegaskan bahwa pihak yang seharusnya bertanggung jawab atas kasus sisminbakum yang menyeret dirinya adalah keluarga Tanoesoedibjo.

"Dari awal kan saya sudah bilang yang terlibat adalah keluarga Tanoe," ucapnya. Ia melanjutkan hal itu karena semua aliran dana dari akses fee sismimbakum ditarik ke PT Bakti Investama (holding company PT MNC Sky Vision) yang diatur oleh Harry Tanoe.

Saat ditanya apakah dirinya mengetahui ke mana saja dana sisminbakum dialirkan, Yohanes berujar, "Total kerugian negara kan Rp420 miliar dan pendapatan kotor selama delapan tahun pelaksanaan sisminbakum yang mengalir ke PT SRD Rp378 miliar. Saya sudah memberi kuasa untuk menandatangani kepada Hartono Tanoe, Harry Tanoe, Rukman Prawirasastra, dan Fransiska L Tarik. Tapi yang menentukan semuanya Hartono Tanoe, selaku salah satu komisaris PT SRD bersama Gerard Yakobus. Saya menantang Hartono Tanoe! Kalau dia laki-laki, beranilah bertanggung jawab karena memakan uang negara. Kalau enggak, dia itu banci," cetusnya.

Yohanes mengungkapkan, sepengetahuannya, semua uang akses fee yang masuk ke rekening atas nama PT SRD di Bank Danamon ditarik ke PT Bhakti Investama untuk diinvestasikan. Investasinya untuk menunjang berbagai operasional seperti pinjaman modal surat kabar Seputar Indonesia, Adam Air, dan juga dibelikan apartemen dua lantai di Four Season.

Ia juga mengungkap bahwa PT SRD memiliki lahan seluas hampir 100 meter di kawasan Thamrin. Intinya bila salah satu investasinya mengalami kesulitan keuangan, maka akan meminjam ke PT SRD. "PT SRD kan kaya medadak. Dalam satu bulan dapat Rp30 miliar secara tunai dari keuntungan sisminbakum," ujarnya.

Adapun sisminbakum adalah sistem kenotariatan berbasis IT yang mulai diperkenalkan pada 2001. Dengan dalih efektivitas dan transparansi, sistem ini menghabiskan dana 800 persen lebih besar daripada sistem manual (microsoft ke linux), tapi tak dibarengi dengan kenaikan pendapatan negara bukan pajak.

Penerapan sisminbakum yang tidak prosedural telah memperkaya suatu korporasi yakni PT SRD sebesar 90 persen dari total penerimaan akses fee. Yohanes adalah Dirut PT PRB yang dikatakan hadir pada saat penandatanganan perjanjian kerja sama penyelenggaraan sisminbakum antara PT SRD dan KPPDK pada 8 November 2000. (MI/ICH)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar